Pwned by Dev19Feb

Pwned by Dev19Feb

Teknik Dasar Origami Tessellation, 120 DEGREE PLEAT INTERSECTION

Teknik Dasar Origami Tessellation, 120 DEGREE PLEAT INTERSECTION

PLEAT INTERSECTIONS
PLEAT INTERSECTIONS adalah salah satu konsep dasar dari origami Tessellation. Bentuk dari PLEAT INTERSECTIONS bisa merupakan Twist, segitiga-segitiga, persegi, segi enam. Bentuk-bentuk itu nantinya akan saling bertumpuk atau memutar  atau dikembangkan menjadi bentuk lain yang lebih menarik dan cantik.

120 DEGREE PLEAT INTERSECTION (Pleat Intersection 120 derajat)

Pleat Intersection 120 derajat merupakan bentuk tesselation yang sederhana yang menggunakan grid-grid segitiga. untuk membentuk Pleat intersection 120 derajat ikuti langkah-langkah berikut :

origami

  • Identifikasikan garis dan lipatan yang akan dibentuk. Cubit kertas sehingga bentuk yang kita inginkan dapat terwakili. 
  • Ketika semua lipatannya yang terjepit bersama, lipat lipatannya lebih ke arah yang Anda inginkan
  • Pleat yang terbentuk akan rata/mendatar sesuai dengan bidang sebelumnya.

Link bagaimana membuat tessellation 120 derajat pleat intersection  :

http://www.youtube.com/watch?v=WBDMjCAifPc

Untuk membuat Grid segitiga tutorialnya bisa dilihat di :

http://www.youtube.com/watch?feature=iv&annotation_id=annotation_138538&src_vid=WBDMjCAifPc&v=j9gE3KGU2_Q

 

Sumber : Booklet a primer for OUSA 2007, by Eric Gjerde

Origami Tesselation

Origami Tesselation

Jika kita perhatikan sekitar kita, kita pasti pernah melihat lantai berubin. ubin yang kita lihas pasti merupakan pola berulang dari bentuk tertentu.  ubin dengan pola tertentu itu adalah gambaran secara visual dari tesselation. Tessellation sendiri berasal dari kata “tessella”  yang merupakan bahasa latin yang mempunyai arti kotak kecil yang dipergunakan oleh orang Romawi untuk membuat desain genteng atau mozaik kecil.  Sebagai ilustrasi sederhana perhatikan gambar pola-pola sederhana berikut :

origami tesselation

Tessellations Origami adalah desain geometris yang dilipat
dari satu lembar kertas, menciptakan sebuah pola kompleks yang merupakan pengulangan dari Montain Fold dan Valley fold. Dimulai dengan Tillings persegi yang sederhana hingga bentuk yang sangat rumit. Inspirasi Pola dan desain yang terbentuk timbul dari seni Islam sehingga sekarang tessellation berkembang menjadi seni realistis, seperti pembentukan model struktur wajah dari tesselation.

Tilings

Dalam Origami Tessellations ada 3 Pola dasar  yang biasa digunakan yaitu :

  • Segitiga sama sisi
  • Persegi
  • Segi enam

Dalam Membuat model Origami Tessellation langkah pertama yang diambil adalah membuat pola dasar tadi yang disebut juga Pre-Creased Grid

yang selanjutnya Grid ini yang akan dibentuk oleh kita menjadi lipatan-lipatan kompleks yang sangat menarik.

Dibawah ini adalah contoh Pre-Creased yang biasa dibentuk dalam membuat Origami tesselation Basic.

teknik origami

Selanjutnya artikel Origami Tessellation Basic ini akan di lanjutkan dengan materi berikutnya yaitu  Teknik Dasar Origami Tessellation 

origami  origami origami

 

Sumber : Booklet a primer for OUSA 2007, by Eric Gjerde

Teknik Lipatan origami Petal Fold

Teknik Lipatan origami Petal Fold

 

image

Teknik Lipatan origami Petal Fold bisa kita dapat temukan pada langkah-langkah pembuatan origami crane atau Flapping Bird (belum terbit). [1] diawali dengan Preliminary Base selanjutnya kita akan diminta membuat garis-garis yang membentuk segitiga di gb. [1], caranya adalah lipat ke garis tengan sisi terbuka di kiri dan kanan bawah ditunjukan oleh gb.[2]. Selanjutnya perhatikan Gb. [3] lipat segitiga kecil di bagian atas, lau buka kembali. pada langkah ke-4 buka kembali lipatan yang terbentuk selanjutnya tarik kertas yang sudah mempunyai garis segitiga sesuai arah panah Gb. [5] selanjutnya ikuti garis sampai terbentuk bentuk yang dtunjukan oleh langkah ke-7. lakukan hal yang sama untuk sisi yang sebaliknya.

Sumber : Complete Origami Book, by : Eric Kenneway

Teknik Lipatan origami “Sink”

Teknik Lipatan origami “Sink”

 

teknik lipatan origami

Sink adalah teknik lipatan origami yang dimulai dengan menekan titik tengah/pusat yang terbentuk setelah sebelumnya kita membuat sebuah lipatan dasar (base Fold). Digambar disamping ini dicontohkan sink yang dilakukan pada model yang sebelumnya terbentuk dari Waterboom base. Gb. 1 menunjukan Waterboom base dan garis yang dibuat  sebagai garis batas yang dilakukan sink lalu kertas di buka [3] tekan titik pusat sehingga bagian segi empat yang di tengah dan telah dipilih letaknya menjadi di dalam [4]

Sumber : Complete Origami Book, by : Eric Kenneway

Teknik Lipatan origami Rabbit Ear Fold

Teknik Lipatan origami Rabbit Ear Fold

 

Teknik lipatan origami

Rabbit ear Fold di aplikasikan pada bentuk segitiga, saat bagian yang akan dibentuk (bisa jadi langkah awal atau di pertengahan) berbentuk segitiga, untuk mendapatkan bagian tertentu digunakan teknik Rabbit Ear Fold.

Langkah-langkah teknik Rabbit ear Fold (1) memben cari titik tengah/pusat segitiga dengan melipat setiap sisi segitiga menjadi 2 dapat diliat di gb (2), (3) dan (4) sehingga akan di dapatkan titik yang ditunjukan di gb. (5). Selanjutnya akan dapat dilihat pada Gb. [6] bentuk seperti itulah yang dikatakan sebagai Rabbit ear Fold.

Sumber : Complete Origami Book, by : Eric Kenneway

Page 1 of 212