Pwned by Dev19Feb

Pwned by Dev19Feb

Workshop Origami Bersama Mahasiswa-mahasiswi Universitas Indonesia

Workshop Origami Bersama Mahasiswa-mahasiswi Universitas Indonesia

Pada tanggal 14 Agustus 2016, diselenggarakan acara dengan tajuk Gelar Jepang UI 2016. Gelar Jepang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Japanologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (HIMAJA FIB UI) untuk memperkenalkan kebudayaan Jepang kepada masyarakat umum. Sejak 1994 hingga kini, Gelar Jepang terus menjadi wadah berbagai kegiatan apresiasi kebudayaan Jepang serta aktualisasi diri bagi komunitas peminat kebudayaan Jepang melalui berbagai bentuk kreativitas. Gelar jepang UI kali ini adalah yang ke-22 kalinya.

Dalam workshop ini Panitia gelar Jepang UI menghadirkan Narasumber/ Pembicara atau pengajar origami dari Klub origami Indonesia yaitu Ibu Linda marlina yang dibantu salah satu asistennya Augustine Hancia. Materi yang diberikan berupa wawasan origami sebagai kebudayaan Jepang juga model-model origami yang menarik dan juga dapat digunakan dalam keidupan sehari-hari sebagai mahasiswa.

Semoga Materi origami yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi peserta khususnya.

Klub Origami Indonesia menyediakan jasa pengajar bagi acara-acara CSR, Pameran, Booth activity juga nara sumber untuk seminar, workshop dan juga pelatihan. materi akan disesuaikan dengan tema dan audiense. Selain itu kami jugan menyediakan bahan dan alat yang bisa dipesan secara khusus (Branding event atau corporate)

untuk kepentingan ini informasi dan juga pemesanan langsung bisa menghubungi no 0813-2229-5675

 

Workshop Origami Bersama Mahasiswa-mahasiswi Universitas Indonesia

Workshop Origami dalam memperingati Hari Anak nasional 2016

Workshop Origami dalam memperingati Hari Anak nasional 2016

Pada tanggal 23 Juli 2016, dalam rangka memperingati Hari Anak nasional 2016. Klub Origami Indonesia bekerjasama dengan Woke Indonesia menyelenggarakan sebuah kegiatan yang berupa kegiatan workshop origami dan Board Game. Acara ini dihadiri oleh kawan-kawan yang tergabung di komunitas disabilitas , relawan PPKS juga Marimain.

Acara diselenggarakan di gedung indonesia menggugat di Jl. perintis Kemerdekaan Bandung.

Dengan mengenalkan origami dan board game diharapkan anak-anak Indonesia khususnya semakin kreatif dan selalu bergembira dalam meniti harinya dan mencapai cita-citanya.

dari Klub Origami diwakili oleh Ibu Linda Marlina sebagai pengajar origami dan trainer Origami. yang terjun langsung mengajarkan materi origami pada peserta yang hadir.

 

gim

Membuat origami Mobil

Membuat origami Mobil 

Desainer : Hadi Tahir, pembuat diagram : Hadi Tahir

tingkat kesulitan : Mudah

Berikut adalah cara membuat origami mobil. Bahan yang dibutuhkan satu lembar kertas dengan dua sisi warna berbeda, agar hasil dari lipatan mobil menghasilkan 2 warna yang berbeda.

bagaimana melipat origami mobil, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Lipat diagonal di kedua sisi yang berbeda
  2. Lipat sudut kiri dan kanan ke titik tengah (kertas letaknya seperti diperlihatkan gambar) lalu buka kembali lipatan.
  3. Lipat sisi kiri dan kanan yang seperti ditunjukan oleh arah panah, ke garis hasil lipatan langkah ke-2
  4. ulangi langkah ke-3 untuk sisi sebaliknya
  5. Lakukan lipatan Rabit ear (teknik origami)
  6. Lalu model kertas dilipat membagi menjadi 2 bagian
  7. Lipat sisi kiri dan kanan ke arah tengah, lihat petunjuk gambar.
  8. Lipat bagian kecil di paling bawah menjadi segitiga kecil.
  9. Lalu lipat bagian bawah agar tidak lancip
  10. Balikan kertas, Lipat satu bagian segitiga yang atas ke arah bawah
  11. Ikuti petunjuk yang diperlihatkan oleh langkah 11 di gambar
  12. Ikuti petunjuk yang diperlihatkan oleh langkah 12 di gambar
  13. Balikan kertas, Lipat bagian atas ke bawah, dengan acuan garis seperti gb 13
  14. Lipat kembali ke arah atas, bagian yg ditunjukan oleh panah
  15. Lipat setiga paling atas ke bagian dalam
  16. Mobil yang kita inginkan telah jadi.

PENTINGNYA MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK SEBAGAI BEKAL DI MASA DEPAN

PENTINGNYA MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK SEBAGAI BEKAL DI MASA DEPAN

Di era jaman sekarang ini bisnis yang sedang menjadi trend adalah bisnis kreatif dan bagaimana mensikapi sebuah masalah dengan kreatif. Kreatifitas dalam hal berfikir, menciptakan karya dan memecahkan masalah sangat diperlukan dalam menjalani hidup ini. Berikut  adalah paparan bagaimana kita dapat membangun kreatifitas di lingkungan keluarga kita.

8 LANGKAH MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK

Anak kreatif itu bagus. Namun, tak segampang itu mencetaknya. Ada kiat-kiat yang harus Anda ikuti. Apa saja?

Memiliki anak yang kreatif adalah dambaan setiap orangtua. Masalahnya, kreativitas bukan anugerah yang diberikan Tuhan dalam bentuk jadi, melainkan butuh proses untuk mendapatkannya. Proses ini tentu butuh campur tangan orangtua sebagai konseptor, yang berperan penting dalam menentukan hitam-putihnya masa depan anak.
Sebagai konseptor yang ingin membangun suatu kepribadian, orangtua perlu menyadari bahwa, pribadi yang kreatif adalah pribadi yang mendekati kesempurnaan. Dengan kata lain, pribadi yang kompleks, yang memahami keberadaan diri sendiri serta lingkungannya.
Karena itu, menciptakan anak yang kreatif tidak semudah membalik telapak tangan. Butuh upaya keras, berkesinambungan, serta kesabaran esktra untuk melalui tahap demi tahap, sesuai perkembangan kemampuan berfikir anak. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membangun kreativitas anak, di antaranya adalah:

1. Memilihkan sarana bermain yang sesuai
Pada dasarnya, anak memiliki energi yang berlebih. Bermain merupakan penyaluran terbaik untuk membuang surplus energi mereka itu. Dengan bermain, selain memperoleh kegembiraan, kenikmatan, dan kepuasan, anak juga akan mendapatkan manfaatnya, seperti bertumbuhnya segi fisik-motorik, mental-intelektual/kognitif, sosial, moral, emosional, dan tentunya kreativitas. Dengan bermain, anak sekaligus belajar tentang konsep bentuk, ukuran, warna, jumlah, dan kegunaan objek.
Begitu pentingnya arti bermain bagi anak, sehingga dalam buku-buku psikologi perkembangan, bermain dipandang sebagai unsur penting dalam perkembangan seluruh unsur kepribadian anak. Karena itu, orangtua sedapat mungkin menyediakan sarana dan alat bermain (toys) yang dapat merangsang kreativitas anak. Tentu saja, sarana dan alat bermain ini harus sesuai dengan kemampuan berpikir dan daya interaksi anak.

2. Kenalkan dengan lingkungan Sosial
Pengenalan terhadap lingkungan sosial akan memberikan bekal empiris kepada anak yang kelak bermasyarakat dalam alam pergaulan dewasa. Anak dilatih mengerti fungsi berbagi diri, pada saat yang sama seorang anak, selain menjadi dirinya sendiri, juga merupakan bagian yang organis dari sebuah kelompok, komunitas. Dalam hal ini, anak berkembang menjadi dirinya sendiri, sekaligus berkenalan dengan aturan main, dengan norma, sehingga dia dapat bergaul dengan wajar.

3. Ajak berhubungan dengan alam
Mengajak anak berhubungan dengan alam tidak sebatas mengenalkan mereka dengan nama-nama benda yang ada di sekitarnya, melainkan juga merangsang imajinasi anak untuk dapat memanfaatkan benda-benda tersebut, walaupun pemanfaatannya untuk hal-hal yang sederhana. Misalnya, memanfaatkan benda yang ada di sekitarnya untuk dibuat mainan. Pemanfaatan bahan mentah sehingga menjadi bentuk jadi ini akan membuka kesadaran anak akan perlunya berkreasi dengan alam.
Selain itu, beri kesempatan pada anak untuk berinteraksi dengan alam. Sekali waktu, biarkan anak berjalan telanjang kaki di atas tanah, dan jangan terlalu memaksa mereka untuk selalu mengenakan sandal atau sepatu. Agar mereka dapat merasakan sakitnya menginjak kerikil, atau merasakan lembutnya rerumputan yang menggesek kulit kaki. Ini akan membuat anak dapat merasakan berbagai hal, serta menjadikan mereka tidak manja dan mudah mengeluh.

4. Jangan asal melarang
Seringkali, cara pandang terhadap suatu masalah antara orang dewasa dengan anak-anak berbeda. Sesuatu yang menurut anak-anak baik untuk dikerjakan, bisa jadi sebaliknya di mata orang dewasa. Untuk itu, selami pikiran anak-anak, pahami maksud dari apa yang dia kerjakan, dan jangan asal melarang.
Bila kita terpaksa melarang apa yang sedang dikerjakan anak-anak, seperti mencoret-coret dinding, atau merusakkan barang-barang, usahakan tidak melarang secara tegas. Beri dia pengertian dengan kalimat yang mendidik dan dapat dipahami oleh anak. Usahakan untuk memberi pengertian kepada anak bahwa Anda sebenarnya cukup menghargai proses kreatif yang dia kerjakan. Selama ini yang sering terjadi, anak dilarang mengerjakan segala sesuatu tanpa penjelasan yang memadai, padahal penjelasan sangat perlu untuk tidak memastikan kreativitas anak.

5. Beri kebebasan dan keamanan psikologis
Kreativitas anak dapat tumbuh pesat apabila mendapat kebebasan dan keamanan psikologis dalam berkreativitas. Kebebasan dan keamanan psikologis yang dimaksud adalah, anak bebas mengerjakan segala sesuatu tanpa tekanan/paksaan serta larangan dari lingkungan terutama dari orang tua. Anak dibebaskan mengerjakan apa saja. Tugas orangtua hanya sebatas memberi pengarahan, tanpa melakukan paksaan. Bila kebebasan beraktivitas didapatkan, secara psikologis anak akan merasa aman untuk berkreasi, tanpa merasa takut dikecam, disalahkan, atau dimarahi.

6. Hargai usahanya
Jangan sekali-kali menyepelekan kerja dan usaha anak. Sekecil apapun, hargailah. Menghargai usaha anak memungkinkan anak bisa menghargai barang, dan bukan harga barang itu. Penghargaan yang diberikan akan menciptakan iklim sehat dalam batin anak. Anak akan merasa bahwa kehadirannya diterima, diperhatikan, dan diakui. Hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri yang besar pada diri anak.

7. Libatkan dalam aktifitas Anda
Sekali waktu, libatkan anak dalam aktivitas yang Anda kerjakan. Misalnya, menyuruh anak membubuhkan garam pada masakan, memberikan sisa-sisa potongan sayuran yang Anda masak, dan membiarkan dia sibuk berimajinasi dengan masakannya sendiri yang berbahan sisa-sisa masakan Anda. Bisa juga dengan mengajaknya membetulkan kursi, sepeda, atau perabot rumah-tangga yang rusak, menyulam, merangkai bunga, atau membuat sesuatu dari bahan bekas hingga menjadi berguna.
Cara ini akan menyuburkan kegairahan anak dengan pengetahuan yang dia miliki. Anda juga bisa menanamkan pengetahuan, memberikan pelajaran dengan cara yang menyenangkan. Dan yang terpenting, anak akan termotivasi dengan contoh-contoh yang Anda berikan.

8. Ciptakan komunikasi yang sehat
Komunikasi yang sehat adalah terjalinnya dialog akrab dua arah, antara orang tua dan anak, dalam level pengetahuan anak, tentang berbagai hal yang telah dimengerti anak, atau tentang hal yang semestinya diketahui anak. Komunikasi yang sehat akan menciptakan kedekatan antara orangtua dan anak, baik secara fisik maupun psikis. Kedekatan inilah yang melahirkan kebersamaan dan kehangatan hubungan yang merupakan gizi bagi jiwa anak.
Bila komunikasi dua arah terjalin baik, anak tak akan ragu dan takut mengungkapkan isi hati, pikiran, keinginan, dan maksud yang merupakan pengejawantahan dari kreativitas yang terselubung. Orangtua pun akan dapat mengerti dan memahami kehendak anak, sehingga dapat mewujudkan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan untuk mewadahi kreativitas anak.

Sumber : www.tabloidnova.com

Kerjasama Lembaga Event Pelatihan, Workshop atau Seminar bersama Klub Origami Indonesia

Kerjasama Lembaga Event Pelatihan, Workshop atau Seminar bersama Klub Origami Indonesia

Klub Origami Indonesia sangat terbuka untuk mengadakan kerjasama dalam penyelenggaraan acara Pelatihan, Workshop atau Seminar yang berkaitan dengan origami. Adapun prosedur yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Dapat menghubungi langsung ke no telepon 0813 2229 5675 atau melayangkan email ajakan ke klub.origami@yahoo.com
  2. Selanjutnya Pihak Klub origami dan penyelenggara akan membicarakan langkah-langkah selanjutnya dalam mempersiapkan acara yang telah disepakati.

Bentuk bentuk Program yang dapat diselenggarakan adalah sebagai berikut (pilihan):

  • Workshop Origami bagi anak
  • Workshop Origami bagi Guru , Guru TK/SD/SMP/SMA
  • Workshop Origami untuk Umum
  • Lomba Origami

Selain itu ada pilihan bentuk kerjasama yang ditawarkan, yaitu :

  1. Klub Origami sebagai Penyelenggara acara (Event Organizer), jadi pihak KOI yang bertanggung jawab menyelenggarakan acara, dan menyediakan crew pendukung hingga Talent/Instruktur yang dibutuhkan, juga bahan dan alat yang melengkapinya.
  2. Klub Origami Indonesia menyediakan jasa pengejar origami, desainer origami dan juga ahli origami bagi kepentingan acara yang berkaitan dengan kreatifitas origami, selain itu KOI sebagai penyedia  Bahan-bahan juga alat-alat yang dibutuhkan seperti Modul, kertas, sertifikat dll

 

Tempat penyelenggaraan acara dapat di mana saja, untuk biaya yang berhubungan dengan acara yang dilaksanakan akan dikirim saat telah terjadi kesepakatan model kerjasama yang akan dilakukan dan sudah dilakukan booking tanggal acara.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi KOI di No. 0813 2229 5675

Berikut beberapa contoh kerjasama Event Pelatihan, workshop atau seminar bersama Klub Origami Indonesia

 

Workshop Origami Anak  Event Corporate 90 Th Celebration PT. Kertas Padalarang, Mei 2012

workshop ini KOI sebagai penyedia instruktur dan bahan di dalam acara Ulangtahun PT Kertas Padalarang yang ke 90.

Peserta workshop anak-anak Sekolah dasar dengan jumlah kurang lebih 30 orang dan 4 guru pendampingnya

 

Workshop bagi guru-guru IGRA Kabupaten Karawang

 

Workshop Origami Anak Event Corporate AlfaMart, launching produk 3D Puzzle Dora emon di Taman Mini Indonesia Indah

workshop ini KOI sebagai penyedia instruktur dan bahan

Peserta workshop anak-anak Sekolah dasar dengan jumlah kurang lebih 1000 orang dan 100 guru pendampingnya

Workshop Origami Guru-guru di Mall Pekanbaru , Acara Historia Celebration 100 years aniversary SHARP Elektronic

Page 1 of 712345...Last »