Klub Origami Indonesia

Info Origami Indonesia

ORIGAMI DAN MATEMATIKA

Origami dan Matematika, apa hubungannya? Sekilas pasti terlintas dalam pikiran kita hal seperti itu. Saat pertama mengenal Origami, yang terbayang adalah suatu karya seni yang berupa kerajinan yang  CANTIK  dan yang pasti menyenangkan. Ternyata setelah dipelajari semakin dalam origami sangat berhubungan dengan matematika. Di dunia internasional telah dikenal  para master origami yang merupakan juga para ahli matematika , diantaranya adalah : Toshikazu Kawasaki, Humiaki Huzita, Koshiro Hatori (Jepang), Thomas Hull (Inggris).

Benarkah dengan bermain origami kita bisa sambil mempelajari matematika, jawabannya adalah benar. Beberapa topik matematika yang dapat diterapkan dalam Origami yaitu dalam  matematika sederhana seperti : pengenalan bangun datar & bangun ruang, sudut, penjumlahan, pembagian  , sedangkan dalam matematika intermediet seperti : rasio dan akar, teorema Phytagoras, persamaan linier dan parabola, geometri di bangun ruang ,juga  Matematika tingkat tinggi seperti : pengubinan, graf, algoritma & komputasi, fraktal, origami 4 dimensi, geometri kombinatorial.

Dalam hal matematika ilmu Ukur Ada beberapa  teori sampai saat ini belum ada yang bisa dilakukan dengan menggunakan alat manual , seperti  contohnya membagi sudut sembarang menjadi 3 sudut yang sama besar. Hal ini belum dapat dilakukan oleh kita atau pun para ahli matematika sejak jaman Yunani  dengan menggunakan penggaris dan jangka, tapi dengan origami  hal ini dapat dilakukan.

Untuk mempraktekannya ke anak-anak kita sebetulnya tidak perlu ke teori-teori matematika yang sulit. Sebagai contoh :

  • Saat melipat menjadi bentuk segitiga, secara otomatis kita telah memperkenalkan bentuk matematis pada anak-anak kita
  • Saat melipat kertas, lalu kertas kita buka maka akan terlihat bekas lipatan yang dinamakan GARIS, dari sini anak akan belajar apa itu garis.
  • Saat melipat dua buah garis yang berpotongan , kita akan memperkenalkan yang dinamakan istilah titik potong.
  • Cobalah kita lipat sebuah kertas secara horizontal 1 kali dan vertikal 1 kali maka akan terbentuk 4 buah bidang, perhatikanlah, bukankan ini adalah konsep perkalian?
  • Coba kita lipat kertas origami secara horisontal , lipatannya kuatkan lalu sobek atau gunting kertas di bagian lipatannya menjadi dua bagian yang sama, bukankah saat itu kita memperkenalkan konsep pembagian?

Luar biasa, banyak sekali yang dapat kita jelaskan dan kenalkan tentang istilah dan konsep matematika pada anak-anak kita secara jelas. Dan kabar baiknya hal ini konkrit dan mudah dimengerti oleh anak, mereka tidak perlu memayangkan karena langsung dipraktekan.

Pengalaman saya pernah mengajar Matematika SMU, kesulitan anak didik kita dalam menyelesaikan masalah matematika Geometri karena mereka tidak mengerti istilah dan letak dari soal matematika yang ditanyakan, sebagai contoh, ada sebuah soal yang mengatakan Ada titik P terletak di sisi AB sisi kubus ABCD.EFGH . berapa jarak titik P ke titik Q dimana titik Q adalah titik potong diagonal Ruang Kubus tersebut. Sebenarnya Soal ini sangat sederhana dan akan sangat mudah untuk diselesaikan oleh seorang siswa yang mengerti benar apa itu sisi, diagonal ruang dan diagonal bidang. Oleh karena itu istilah-istilah matematika ini akan sangat baik jika kita perkenalkan secara dini dengan origami. Anak  tidak akan terbebani karena kita tidak ada tuntutan harus menghapalkannya.

Category: Artikel
Keyword : origami bangun ruang, apa itu diagonal, origami bangun datar, persamaan linier bidang rata, origami bentuk kubus, matematika dan origami, origami mudah dan cantik, teori matematika dengan origami, melipat kubus sederhana, ahlimatematikadiantaranya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*