Klub Origami Indonesia

Info Origami Indonesia

James Minoru Sakoda (USA)

James Minoru Sakoda (USA)

James Minoru Sakoda (1916 – 2005) lahir dari orang tua Jepang yang berimigrasi ke USA. Keluarganya tinggal di Los Angeles. Agar tidak kehilangan budaya Jepangnya, James Sakoda oleh orang tuanya disekolahkan di sekolah berbahasa Jepang di USA, dan di sana dia belajar budaya Jepang, seperti judo dan origami.

James Minoru Sakoda adalah salah seorang pelopor origami modern, dengan background sebagai orang Jepang yang hidup di budaya Barat, dia menjadi jembatan yang menyambungkan seni lipatan kertas Timur (Jepang) dengan Barat (Amerika).

Ketertarikan secara mendalam James Sakoda pada origami dimulai pada tahun 1952 ketika menjabat sebagai asisten profesor psikologi di Universitas Connecticut. Di sana James bertemu dengan Weston Bousefield (Kepala Dept. Psikologi Universitas Connecticut) yang juga mempunyai ketertarikan pada origami. Di sana Weston memperkenalkan origami yang sudah berkembang di dunia Barat kepada James Sakoda.

Selanjutnya James Sakoda memperdalam pengetahuan origaminya dari buku-buku origami yang ada. Pada tahun 1955, dia mulai menulis model-model origami hasil kreasinya, seperti “four-pointed star”dan “eight-pointed star”. Dari usahanya melipat kertas berulang-ulang, James dapat melipat beberapa origami binatang seperti pegasus, angel-fish, unta, singa laut, dan kucing.

Pada tahun 1967, James mengikuti Kontes Internasional Paper Airplane yang pertama. Pada kontes ini, kompetisi dibagi dalam beberapa bagian, dan James memenangkan kompetisi untuk origami pesawat.

Tahun 1969 James Sakoda menerbitkan buku origaminya yang pertama “Modern Origami”. Pada buku ini James dengan sangat jelas mengillustrasikan “angular style” origami yang diadopsi dari teknik origami Yoshizawa dan menggunakan “wet folding”.

Kemudian pada tahun 1979, James mengalihkan perhatiannya ke gaya origami yang sama sekali baru yang disebutnya “Hikari-Ori”, yang artinya lipatan cahaya yang cemerlang. Objek Hikari-Ori pada dasarnya mengikuti filisofi seni kubisme. Untuk ini dia biasanya menggunakan kertas foil, yang dia lipat menjadi pola geometris, dalam beberapa hal menyerupai tessellations, dan membentuk permukaan yang akan memantulkan cahaya dengan cara yang berbeda dan menarik.

Ketertarikan lainnya dari James Sakoda adalah pada lipatan origami bunga. Bukunya tentang hal ini terbit pada tahun 1992, yaitu “Origami Flowers”. Buku ini adalah ringkasan dari seni melipat origami bunga dan termasuk melipat batang, daun dan bunga. Pada buku ini juga terdapat bab tentang perkenalan pada Ikebana, seni merangkai bunga Jepang.

Category: Artikel
Keyword : cara membuat origami singa, origami singa, seni melipat kertas menjadi bunga, seni melipat kertas bentuk hati, model bunga

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*