Pwned by Dev19Feb

Pwned by Dev19Feb

PENTINGNYA MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK SEBAGAI BEKAL DI MASA DEPAN

PENTINGNYA MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK SEBAGAI BEKAL DI MASA DEPAN

Di era jaman sekarang ini bisnis yang sedang menjadi trend adalah bisnis kreatif dan bagaimana mensikapi sebuah masalah dengan kreatif. Kreatifitas dalam hal berfikir, menciptakan karya dan memecahkan masalah sangat diperlukan dalam menjalani hidup ini. Berikut  adalah paparan bagaimana kita dapat membangun kreatifitas di lingkungan keluarga kita.

8 LANGKAH MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK

Anak kreatif itu bagus. Namun, tak segampang itu mencetaknya. Ada kiat-kiat yang harus Anda ikuti. Apa saja?

Memiliki anak yang kreatif adalah dambaan setiap orangtua. Masalahnya, kreativitas bukan anugerah yang diberikan Tuhan dalam bentuk jadi, melainkan butuh proses untuk mendapatkannya. Proses ini tentu butuh campur tangan orangtua sebagai konseptor, yang berperan penting dalam menentukan hitam-putihnya masa depan anak.
Sebagai konseptor yang ingin membangun suatu kepribadian, orangtua perlu menyadari bahwa, pribadi yang kreatif adalah pribadi yang mendekati kesempurnaan. Dengan kata lain, pribadi yang kompleks, yang memahami keberadaan diri sendiri serta lingkungannya.
Karena itu, menciptakan anak yang kreatif tidak semudah membalik telapak tangan. Butuh upaya keras, berkesinambungan, serta kesabaran esktra untuk melalui tahap demi tahap, sesuai perkembangan kemampuan berfikir anak. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membangun kreativitas anak, di antaranya adalah:

1. Memilihkan sarana bermain yang sesuai
Pada dasarnya, anak memiliki energi yang berlebih. Bermain merupakan penyaluran terbaik untuk membuang surplus energi mereka itu. Dengan bermain, selain memperoleh kegembiraan, kenikmatan, dan kepuasan, anak juga akan mendapatkan manfaatnya, seperti bertumbuhnya segi fisik-motorik, mental-intelektual/kognitif, sosial, moral, emosional, dan tentunya kreativitas. Dengan bermain, anak sekaligus belajar tentang konsep bentuk, ukuran, warna, jumlah, dan kegunaan objek.
Begitu pentingnya arti bermain bagi anak, sehingga dalam buku-buku psikologi perkembangan, bermain dipandang sebagai unsur penting dalam perkembangan seluruh unsur kepribadian anak. Karena itu, orangtua sedapat mungkin menyediakan sarana dan alat bermain (toys) yang dapat merangsang kreativitas anak. Tentu saja, sarana dan alat bermain ini harus sesuai dengan kemampuan berpikir dan daya interaksi anak.

2. Kenalkan dengan lingkungan Sosial
Pengenalan terhadap lingkungan sosial akan memberikan bekal empiris kepada anak yang kelak bermasyarakat dalam alam pergaulan dewasa. Anak dilatih mengerti fungsi berbagi diri, pada saat yang sama seorang anak, selain menjadi dirinya sendiri, juga merupakan bagian yang organis dari sebuah kelompok, komunitas. Dalam hal ini, anak berkembang menjadi dirinya sendiri, sekaligus berkenalan dengan aturan main, dengan norma, sehingga dia dapat bergaul dengan wajar.

3. Ajak berhubungan dengan alam
Mengajak anak berhubungan dengan alam tidak sebatas mengenalkan mereka dengan nama-nama benda yang ada di sekitarnya, melainkan juga merangsang imajinasi anak untuk dapat memanfaatkan benda-benda tersebut, walaupun pemanfaatannya untuk hal-hal yang sederhana. Misalnya, memanfaatkan benda yang ada di sekitarnya untuk dibuat mainan. Pemanfaatan bahan mentah sehingga menjadi bentuk jadi ini akan membuka kesadaran anak akan perlunya berkreasi dengan alam.
Selain itu, beri kesempatan pada anak untuk berinteraksi dengan alam. Sekali waktu, biarkan anak berjalan telanjang kaki di atas tanah, dan jangan terlalu memaksa mereka untuk selalu mengenakan sandal atau sepatu. Agar mereka dapat merasakan sakitnya menginjak kerikil, atau merasakan lembutnya rerumputan yang menggesek kulit kaki. Ini akan membuat anak dapat merasakan berbagai hal, serta menjadikan mereka tidak manja dan mudah mengeluh.

4. Jangan asal melarang
Seringkali, cara pandang terhadap suatu masalah antara orang dewasa dengan anak-anak berbeda. Sesuatu yang menurut anak-anak baik untuk dikerjakan, bisa jadi sebaliknya di mata orang dewasa. Untuk itu, selami pikiran anak-anak, pahami maksud dari apa yang dia kerjakan, dan jangan asal melarang.
Bila kita terpaksa melarang apa yang sedang dikerjakan anak-anak, seperti mencoret-coret dinding, atau merusakkan barang-barang, usahakan tidak melarang secara tegas. Beri dia pengertian dengan kalimat yang mendidik dan dapat dipahami oleh anak. Usahakan untuk memberi pengertian kepada anak bahwa Anda sebenarnya cukup menghargai proses kreatif yang dia kerjakan. Selama ini yang sering terjadi, anak dilarang mengerjakan segala sesuatu tanpa penjelasan yang memadai, padahal penjelasan sangat perlu untuk tidak memastikan kreativitas anak.

5. Beri kebebasan dan keamanan psikologis
Kreativitas anak dapat tumbuh pesat apabila mendapat kebebasan dan keamanan psikologis dalam berkreativitas. Kebebasan dan keamanan psikologis yang dimaksud adalah, anak bebas mengerjakan segala sesuatu tanpa tekanan/paksaan serta larangan dari lingkungan terutama dari orang tua. Anak dibebaskan mengerjakan apa saja. Tugas orangtua hanya sebatas memberi pengarahan, tanpa melakukan paksaan. Bila kebebasan beraktivitas didapatkan, secara psikologis anak akan merasa aman untuk berkreasi, tanpa merasa takut dikecam, disalahkan, atau dimarahi.

6. Hargai usahanya
Jangan sekali-kali menyepelekan kerja dan usaha anak. Sekecil apapun, hargailah. Menghargai usaha anak memungkinkan anak bisa menghargai barang, dan bukan harga barang itu. Penghargaan yang diberikan akan menciptakan iklim sehat dalam batin anak. Anak akan merasa bahwa kehadirannya diterima, diperhatikan, dan diakui. Hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri yang besar pada diri anak.

7. Libatkan dalam aktifitas Anda
Sekali waktu, libatkan anak dalam aktivitas yang Anda kerjakan. Misalnya, menyuruh anak membubuhkan garam pada masakan, memberikan sisa-sisa potongan sayuran yang Anda masak, dan membiarkan dia sibuk berimajinasi dengan masakannya sendiri yang berbahan sisa-sisa masakan Anda. Bisa juga dengan mengajaknya membetulkan kursi, sepeda, atau perabot rumah-tangga yang rusak, menyulam, merangkai bunga, atau membuat sesuatu dari bahan bekas hingga menjadi berguna.
Cara ini akan menyuburkan kegairahan anak dengan pengetahuan yang dia miliki. Anda juga bisa menanamkan pengetahuan, memberikan pelajaran dengan cara yang menyenangkan. Dan yang terpenting, anak akan termotivasi dengan contoh-contoh yang Anda berikan.

8. Ciptakan komunikasi yang sehat
Komunikasi yang sehat adalah terjalinnya dialog akrab dua arah, antara orang tua dan anak, dalam level pengetahuan anak, tentang berbagai hal yang telah dimengerti anak, atau tentang hal yang semestinya diketahui anak. Komunikasi yang sehat akan menciptakan kedekatan antara orangtua dan anak, baik secara fisik maupun psikis. Kedekatan inilah yang melahirkan kebersamaan dan kehangatan hubungan yang merupakan gizi bagi jiwa anak.
Bila komunikasi dua arah terjalin baik, anak tak akan ragu dan takut mengungkapkan isi hati, pikiran, keinginan, dan maksud yang merupakan pengejawantahan dari kreativitas yang terselubung. Orangtua pun akan dapat mengerti dan memahami kehendak anak, sehingga dapat mewujudkan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan untuk mewadahi kreativitas anak.

Sumber : www.tabloidnova.com

Meet & Greet With Linda Marlina Founder Klub Origami Indonesia

Meet & Greet With Linda Marlina Founder Klub Origami Indonesia

Coming up
Meet and Greet with Linda Marlina (Founder of Klub Origami Indonesia)

Sehubungan dengan pelaksanaan mini workshop “Origami: Hobby and Business”, maka bersama ini kami mengundang anda untuk hadir dalam kegiatan di maksud nanti pada:

Hari/Tgl: Sabtu,1 November 2014
Waktu : 14.00 – 18.00wita
Tempat : Meeting Room Kantor KADIN
Jl. Mawar No.3,Kereneng – Denpasar HTM: Rp 185.000 (snack,sertifikat,modul+seminarkit,souvenir dan buku terbaru Linda Marlina)

Materi :

  • Pengalaman menghadiri dan sebagai penyaji salah satu materi di 6OSME Universitas Tokyo jepang .
  • Aplikasi origami terkini di dunia Internasional
  • Nonton Bareng Film Origami
  • Aplikasi Origami pada pembuatan Kartu ucapan
  • Pameran buku terbaru karya Linda Marlina
  • pameran karya origami member Klub Origami Indonesia Chapter Bali

 

Pada acara ini akan menghadirkan nara sumber yang merupakan ahli origami sekaligus pengajar origami dari Klub origami Indonesia yaitu Ibu Linda Marlina Lookman.

Klub Origami Indonesia sebagai penyedia jasa Nara sumber juga materi utama dari acara tersebut. Klub Origami Indonesia menyediakan jasa pengajar origami, guru origami, desainer origami dan juga ahli origami bagi kepentingan acara yang berkaitan dengan kreatifitas origami. Hub kami di no 0813 2229 5675 (sms/wa/tlp)



 

 

Klub Origami Indonesia hadir di Festival Anak Purwakarta 2016

Klub Origami Indonesia hadir di Festival Anak Purwakarta 2016

 

Klub Origami hadir dalam acara Festival Anak Purwakarta 2016, lebih dari 14 booth kreatifitas yang hadir di sini. Berbagai lomba dan kegiatan yang kreatif dan menarik disajikan pula di sini. Ayo kapan lagi kesempatan langka ini akan datang lagi. manfaatkan acara ini segera daftarkan dan hadir di sini.

Dalam acara ini, akan diselenggarakan workshop origami yang diselenggarakan atas kerjasama panitia dengan pihak Klub Origami Indonesia. Workshop origami ini menghadirkan nara sumber Ibu Linda Marlina Lookman sebagai pengajar origami. Workshop origami yang diselenggarakan akan memberikan wawasan mengenai origami terkini juga manfaat origami yang dapat diambil secara optimal oleh peserta

 

WORKSHOP ORIGAMI BERSAMA HIMPAUDI KOTA MAKASAR

WORKSHOP ORIGAMI BERSAMA HIMPAUDI KOTA MAKASAR 

Bekerjasama dengan Sinar dunia dan Himpaudi Kota Makasar, kali ini Klub Origami akan menyelenggarakan workshop origami dan juga kokoru. Adapun info-info penting untuk acara ini adalah sebagai-berikut :

Acara : Workshop origami

Tema  : Optimalisasi kemampuan  fungsi Motorik halus dan kesehatan otak anak dengan Kreatifitas  origami dan Kokoru.

Waktu : Sabtu, 14 September 2013

Pukul : 08.00 – 15.00

Tempat : Gd. LPMP Jl. A.P. Pettarani Makasar

 

Untuk yang berminat mengikuti workshop ini dapat menghubungi kami di no 0813 2229 5675

Pada acara ini akan menghadirkan nara sumber yang merupakan ahli origami sekaligus pengajar origami dari Klub origami Indonesia yaitu Ibu Linda Marlina Lookman.

Klub Origami Indonesia sebagai penyedia jasa Nara sumber juga materi utama dari acara tersebut. Klub Origami Indonesia menyediakan jasa pengejar origami, desainer origami dan juga ahli origami bagi kepentingan acara yang berkaitan dengan kreatifitas origami

Workshop Origami LAUNCING PERDANA YAYASAN MANDIRI CERIA ABADI Padang

Workshop Origami LAUNCING PERDANA YAYASAN MANDIRI CERIA ABADI Padang 

 

Pendidikan bagi semua merupakan salah satu bentuk pemenuhan pendidikan dan penciptaan pendidikan dengan sasaran bagi seluruh masyarakat yang biasanya dimulai dari pendidikan anak usia dini sampai pada pendidikan orang dewasa. Namun, tidak semua masyarakat dapat mengenyam jenjang pendidikan itu semua karena masih banyak masyarakat kita yang belum mampu untuk menjadikan pendidikan sebagai upaya mereka meraih cita-cita.

Bentuk ketidakmampuan masyarakat banyak sekali dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi ekonomi rendah yang menyebabkan tidak mampu dalam segi biaya karena pendidikan yang semakin mahal, belum mampu menerima adanya perubahan global yang menuntut manusia untuk semakin kompleks sehingga kesadaran akan pentingnya pendidikan masih rendah, dan budaya instan masyarakat yang serba mengutamakan kepraktisan sehingga menjadikan ketidakmampuan masyarakat menerima pendidikan yang berproses.

Oleh karena itu, penyadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan menjadi mutlak dilakukan dengan disertai juga pembentukan pendidikan alternatif sebagai bentuk pendidikan yang tidak terlalu membebani masyarakat dari segi biaya. Kenyataannya masih adanya diskriminasi pada kelompok anak tertentu, bahwa terdapat sejumlah anak yang tidak beruntun mungkin karena miskin, ras minoritas, agama minoritas, suku, budaya, bahasa, dan kecacatan.

Mereka terbaikan tidak memperoleh kesempatan untuk ikut serta dan memperoleh keuntungan dari pendidikan karena ada penolakan, Jumlah anak putus sekolah relatif masih tinggi. Anak mengalami putus sekolah bukan hanya alasan ekonomi tetapi juga ada kaitannya dengan tidak terpenuhinya kebutuhan belajar anak yang bersankutan. Masih sangat banyak anak-anak cacat (berkebutuhan khusus) yang belum memiliki akses ke dalam pendidikan,

Atas dasar itu maka didirikan Yayasan Mandiri Ceria Abadi yang akan ikut berkontribusi untuk memberdayakan anak, keluarga dan masyarakat dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pendidikan dasar 9 tahun dan mengembangkan alternatif pendidikan bagi anak usia pra-sekolah, anak putus sekolah dan orang dewasa agar dapat mengembangkan potensinya untuk mencapai hidup utuh sepenuhnya.

Yayasan Mandiri Ceria Abadi didirikan pada tanggal 11 Maret 2013 dengan akte Notaris Widia Susanti,SH,MKn Nomor 34 berencana akan mempublikasikan kepada masyarakat dengan mengadakan sepekan seminar semi taraining dan pemeriksaan tumbuk kembang anak balita serta identifikasi dan asesmen anak berkebutuhan khusus yang Insya Allah akan diselenggarakan pada tanggal 24 sampai dengan 30 Mei 2013.

Louncing perdana yayasan Mandiri Ceria Abadi mengambil tema “ Melalui seminar kita wujudkan pendidikan untuk semua demi persamaan hak “ dengan mengajak Masyarakat Peduli Pendidikan Anak untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat membawa anak-anak mereka mengecap bangku pendidikan dan memastikan anak tidak putus sekolah. serta mempromosikan pendidikan orang dewasa berbasis masyarakat untuk mencapai keberaksaraan fungsional guna mengembangkan kehidupan yang lebih baik

NAMA KEGIATAN

LOUNCING PERDANA YAYASAN MANDIRI CERIA ABADI

TEMA KEGIATAN

Mari kita wujudkan pendidikan untuk semua demi persamaan hak “

TUJUAN KEGIATAN

1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam melaksanakan pendidikan untuk semua

2. Menciptakan perubahan dalam kehidupan anak-anak keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan tanpa membedakan agama, ras, suku atau jender.

3. Mempromosikan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dalam mengakses pendidikan guna memperoleh hak yang sama.

4. Mempromosikan pendidikan orang dewasa berbasis masyarakat untuk mencapai keberaksaraan fungsional guna mengembangkan kehidupan yang lebih baik.

perubahan dalam kehidupan anak-anak,

BENTUK KEGIATAN

1. Seminar Semi Training

2. Workshop Origami dengan menghadirkan nara sumber dan pengajar origami dari Klub Origami Indonesia

3. Lomba – Lomba

4. Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita

5. Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus

6. Bazar

SASARAN Peserta dan yang terlibat

1. Guru SD Se Kabupaten Tanah Datar

2. Guru PAUD Se Kabupaten Tanah Datar

3. Masyarakat Umum / PKBM Se Kabupaten Tanah Datar

4. Orang Tua

5. Anak Berkebutuhan Khusus Se Kabupaten Tanah Datar

6. Anak PAUD Se Kabupaten Tanah Datar

G. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Hari : Sabtu – Jum’at

Tanggal : 24 – 31 Mei 2013

Tempat : Gedung YMCA

Page 1 of 41234